kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Kemenkeu sebut pinjaman Bank Dunia untuk dukung APBN


Senin, 23 Maret 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Membaca Arah Utang Indonesia ; ilustrasi utang luar negeri; hutang luar negeri


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Sebab, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memproyeksi, defisit APBN tahun ini akan melebar dari rencana awal 1,76% dari PDB menjadi sekitar 2,5% dari PDB.

Secara nominal, defisit APBN 2020 awalnya direncanakan hanya sebesar Rp 307,2 triliun. Namun, dengan asumsi pelebaran defisit oleh Kemenkeu tersebut, nilai defisit diperkirakan naik sekitar Rp 125 triliun sehingga menjadi Rp 432,2 triliun.

Baca Juga: Bank Dunia gelontorkan pinjaman US$ 300 juta untuk Indonesia

“Ini karena belanja tidak kita rem, sedangkan penerimaan akan mengalami penurunan. Jadi itu adalah kebijakan  by design  yang kita lakukan yaitu relaksasi defisit yang menjadi lebih besar,”  tutur Sri Mulyani pada pertengahan Maret lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×