kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kemenkeu Menambah Lagi Penempatan Dana Rp 76 Triliun ke Perbankan


Senin, 17 November 2025 / 14:18 WIB
Kemenkeu Menambah Lagi Penempatan Dana Rp 76 Triliun ke Perbankan
ILUSTRASI. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menambah penampatan dana ke sejumlah perbankan senilai Rp 76 triliun sejak 10 November 2025. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/28/07/2025


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menambah penempatan dana ke sejumlah perbankan senilai Rp 76 triliun sejak 10 November 2025.

Adapun rinciannya Bank Mandiri mendapatkan jatah Rp 25 triliun, Bank BRI sebesar Rp 25 triliun, BNI sebesar Rp 25 triliun, dan yang terbaru Bank DKI mendapatkan jatah Rp 1 triliun.

Dengan adanya tambahan penempatan dana tersebut, maka kini total dana mengendap pemerintah dari Bank Indonesia (BI) yang telah ditempatkan ke perbankan mencapai Rp 276 triliun.

Baca Juga: Purbaya Siap Tambah Dana ke Bank Himbara Jika Penempatan Rp200 Triliun Habis Terserap

"Dari 12 September kemarin, kas pemerintah dari Bank Indonesia kami pindahkan ke perbankan sebesar Rp 200 triliun. Nanti kami tunjukkan sudah seberapa digunakan Rp 200 triliun ini dan ini menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kami harapkan dalam jangka pendek bisa cukup signifikan," ujar Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu, Senin (17/11/2025).

Febrio memaparkan, realisasi dari penyerapan penempatan dana Rp 200 triliun oleh bank Himbara itu telah mencapai Rp 167,7 triliun atau setara 85% dari total Rp 200 triliun per 22 Oktober 2025.

Adapun rinciannya, Bank Mandiri dan BRI telah memanfaatkan seluruh penempatan dana tersebut.

Sementara BNI baru terserap Rp 37,4 triliun atau setara 68% dari total porsi dana sebesar Rp 55 triliun.

Kemudian, BTN baru terserap Rp 10,3 triliun atau 41% dari total porsi sebesar Rp 25 triliun. Serta, BSI baru Rp 9,9 triliun atau 99% dari jatahnya yang sebesar Rp 10 triliun.

Baca Juga: BPS Catat Tenaga Kerja Ekonomi Kreatif Capai 27,40 juta Jiwa pada 2025

"Ini terutama karena yang kita tempatkan di sana lebih rendah biayanya dibanding cost of fund dari perbankan yang kita tempatkan itu. Kita tempatkan sesuai dengan bunga penempatan kita di Bank Indonesia 3,8%," kata Febrio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×