kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

KEM-PPKF 2027: Defisit APBN Dipatok 1,8% hingga 2,4% PDB


Rabu, 20 Mei 2026 / 10:50 WIB
KEM-PPKF 2027: Defisit APBN Dipatok 1,8% hingga 2,4% PDB
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menargetkan pendapatan negara berada di kisaran 11,82% hingga 12,40% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun depan.

Hal ini tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V, Rabu (20/5/2026).

Target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi pendapatan negara, baik dari sektor perpajakan maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Di sisi belanja, pemerintah menetapkan belanja negara pada kisaran 13,62% hingga 14,80% terhadap PDB.

Baca Juga: Ini Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027: Ekonomi Tumbuh 5,8%-6,5%, Rupiah ke Rp 17.500

Sementara itu, defisit APBN pada 2027 diproyeksikan berada di rentang 1,80% hingga 2,40% terhadap PDB. 

"Kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit ini," kata Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×