kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.718   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.332   -38,50   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -6,38   -0,76%
  • LQ45 635   0,23   0,04%
  • ISSI 226   -1,87   -0,82%
  • IDX30 363   1,48   0,41%
  • IDXHIDIV20 452   4,34   0,97%
  • IDX80 96   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -0,62   -0,50%
  • IDXQ30 118   1,25   1,07%

KEM-PPKF 2027: Defisit APBN Dipatok 1,8% hingga 2,4% PDB


Rabu, 20 Mei 2026 / 10:50 WIB
KEM-PPKF 2027: Defisit APBN Dipatok 1,8% hingga 2,4% PDB
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menargetkan pendapatan negara berada di kisaran 11,82% hingga 12,40% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun depan.

Hal ini tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V, Rabu (20/5/2026).

Target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi pendapatan negara, baik dari sektor perpajakan maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Di sisi belanja, pemerintah menetapkan belanja negara pada kisaran 13,62% hingga 14,80% terhadap PDB.

Baca Juga: Ini Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027: Ekonomi Tumbuh 5,8%-6,5%, Rupiah ke Rp 17.500

Sementara itu, defisit APBN pada 2027 diproyeksikan berada di rentang 1,80% hingga 2,40% terhadap PDB. 

"Kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit ini," kata Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×