kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Keluarga korban Sukhoi gelar doa bersama


Minggu, 13 Mei 2012 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Kemenkeu buka lowongan magang untuk mahasiswa & fresh graduate, banyak posisi dibuka. kantor pusat Kementerian Keuangan.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sambil menunggu tibanya jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, keluarga korban masih melakukan aktivitas doa bersama.

Didit Petrus Susaptadi, suami dari pramugari Sky Aviation, Maria Marcela yang sempat menunggu jenazah istrinya di RS Polri Keramat Jati, hari ini melakukan doa bersama di rumahnya, di kawasan Tangerang Selatan.

“Kami ingin cepat-cepat teridentifikasi. Saya lemas dan penasaran selama menunggu. Namun kami harus sabar. Kami berdoa bersama kemarin dan tadi pagi,” jelas Didit kepada KONTAN (13/5).

Dalam doa, ia meminta agar Tuhan memberikan kekuatan baginya dan anak-anak. “Saya juga sudah meminta agar anak-anak kembali bersekolah besok,” ungkapnya.

Sosok Maria Marcela dinilai begitu dekat dengan sesama. Hingga saat ini, masih banyak tetangga dan kerabat yang datang berkunjung ke kediamannya untuk menyampaikan bela sungkawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×