kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.678   51,00   0,29%
  • IDX 6.547   5,37   0,08%
  • KOMPAS100 868   9,35   1,09%
  • LQ45 660   10,74   1,65%
  • ISSI 225   -1,94   -0,86%
  • IDX30 367   5,99   1,66%
  • IDXHIDIV20 459   9,11   2,03%
  • IDX80 99   1,33   1,36%
  • IDXV30 126   0,97   0,78%
  • IDXQ30 118   2,49   2,15%

DVI akan perbolehkan keluarga identifikasi korban


Sabtu, 12 Mei 2012 / 23:40 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan neraca dagang Maret 2021.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kepala Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Agus Prayitno, menjelaskan bahwa keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 akan diperkenankan untuk melakukan proses identifikasi, sebelum jenazah korban diberikan kepada pihak keluarga yang telah dimasukkan dalam peti jenazah.

Agus menyatakan bahwa setelah seluruh proses identifikasi yang dilakukan oleh tim identifikasi korban selesai dilakukan, maka keluarga korban diperkenankan untuk melihat kondisi jenazah korban.

"Prosedur sebenarnya memang seperti itu. Potongan jenazah korban memang akan dipetikan, tapi sebelum itu dilakukan, maka pihak keluarga korban diperkenankan untuk mengenali jenazah," tutur Agus saat dihubungi KONTAN, pada Sabtu (12/5).

Karena itu Agus meminta agar pihak keluarga korban tidak melayangkan protes terlebih dahulu atas proses identifikasi yang memakan waktu cukup lama ini. Selain itu Agus juga meminta agar pihak keluarga dapat bersabar dan membantu proses identifikasi ini berjalan lancar.

Sebelumnya sejumlah keluarga korban sempat menyatakan protesnya mengenai tidak diperbolehkannya pihak keluarga untuk melakukan pengenalan atau proses identifikasi terhadap jenazah yang telah tidak utuh ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×