kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Kejagung pantau kasus TKI yang tewas di Malaysia


Jumat, 27 April 2012 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji aturan mengenai penyedia likuiditas atawa market maker.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kejaksaan Agung Indonesia menyatakan sudah menghubungi Kejaksaan Agung Malaysia terkait adanya dugaan penjualan organ tubuh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal di Malaysia.

Agung Basrief Arief, Jaksa Agung Muda mengatakan, pihaknya sudah menanyakan penanganan kasus tersebut kepada jaksa Malaysia. "Pihak Malaysia bilang, saat ini masih dalam tahap investigasi," kata Basrief.

Basrief berjanji untuk memantau perkembangan kasus ini, apalagi Kejaksaan Malaysia dan Kejaksaan Indonesia sudah memiliki perjanjian kerja sama. Ia bilang, Kejaksaan Malaysia akan mengirimkan perkembangan kasus secara berkala.

Perlu diketahui, tiga TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) diketahui tewas ditembak polisi Malaysia. Ketiganya bernama Herman, 33 tahun, Abdul Kodir Jaelani, 24, dan Mad Noon, 27.

Menurut versi polisi Malaysia, mereka ditembak karena melawan memakai senjata tajam. Namun, keluarga korban tidak bisa terima kejadian itu, apalagi keluarga menemukan kejanggalan di tubuh korban yang penuh dengan jahitan.

Jahitan diketemukan di bagian mata, juga ada jahitan bagian dada melintang dari dada dekat lengan kanan kiri ke dada dekat lengan kanan. Di bagian tengah perut juga ada jahitan vertikal dari dada hingga perut bagian bawah pusar.

Selain itu, ditemukan juga jahitan dari di sebelah kanan perut hingga sebelah kiri. Menurut keluarga korban, ada beberapa bagian organ tubuh yang hilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×