Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat angka kecelakaan lalu lintas (lalin) dan jumlah korban meninggal selama arus mudik Lebaran 2025 menurun dari tahun sebelumnya.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menegaskan, ini merupakan hasil sinergi yang baik antara berbagai pihak terutama Kepolisian (Korlantas), pemerintah daerah, lintas-kementerian, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat.
"Alhamdulillah, kami mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan dan korban meninggal dunia selama periode arus mudik tahun ini. Ini hasil kerja keras bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait," ujarnya di sela inspeksi di jalan tol Jakarta-Cikampek, Rabu (2/4).
Baca Juga: Korlantas: Tingkat Kecelakaan Mudik Lebaran Mengalami Penurunan 31,3% Tahun Ini
Dudy menyampaikan, pihaknya bersama Kepolisian dan pemerintah daerah, menekankan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat, baik di jalan raya maupun di berbagai moda transportasi lainnya.
Dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, tidak hanya selama periode arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga di setiap perjalanan sehari-hari.
"Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus jaga keselamatan kita dan orang lain di jalan raya dengan selalu mematuhi aturan dan menjaga kewaspadaan. Mari kita saling respek," kata Menhub.
Baca Juga: Korlantas Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Terjadi Mulai 5-6 April
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Inspektur Jenderal Polisi, Agus Suryonugroho mengatakan, sejak operasi Ketupat Lebaran 2025 di mulai pada 23 Maret hingga 2 April 2025, jumlah kecelakaan turun 31,37% dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus.
"Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama mudik juga berkurang drastis, dari 324 korban pada 2024 menjadi 223 korban pada 2025, yang berarti turun 32%," terangnya.
Lebih lanjut, Agus menambahkan, sejumlah strategi seperti pengalihan arus, sistem one way, dan contraflow, telah disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Selanjutnya: Korlantas Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Terjadi Mulai 5-6 April
Menarik Dibaca: Gejala Asam Urat di Lutut dan Cara Mengobatinya dengan Cepat di Rumah!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News