kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.063   -54,17   -0,89%
  • KOMPAS100 791   -3,02   -0,38%
  • LQ45 597   -2,26   -0,38%
  • ISSI 211   -2,47   -1,16%
  • IDX30 337   -1,27   -0,37%
  • IDXHIDIV20 412   -2,95   -0,71%
  • IDX80 90   -0,34   -0,38%
  • IDXV30 111   -1,20   -1,07%
  • IDXQ30 108   -0,18   -0,17%

Kata Cak Imin soal isu ingin singkirkan Susi


Minggu, 23 Juli 2017 / 09:25 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Muhaimin Iskandar mengklarifikasi tudingan bahwa partainya berkeinginan agar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiatuti diganti dari posisinya.

Ia mengaku partainya selaku pendukung pemerintah memang kerap mengkritik kebijakan pemerintah, khususnya di bidang perikanan. Namun ia mengatakan hal itu tak bermaksud merongrong pemerintah, apalagi melengserkan Susi.

"Soal nelayan kami memang mengkritik. Karena soal kebijakan belum sepenuhnya bisa mengatasai penderitaan para nelayan. Memang suara kami ini kadang-kadang disalahpahami seolah ingin mengganti Bu Susi. Tidak," ujar Cak Imin, sapannya, dalam sambutannya di Harlah Ke-19 PKB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) kemarin.

Ia menuturkan, kritik yang disampaikan PKB kepada pemerintah merupakan upaya perbaikan untuk masa mendatang.

Cak Imin pun mencontohkan hubungan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah dengan Presiden Soekarno. Keduanya merupakan sahabat, namun terkadang saling mengkritik untuk memberi masukan.

"Seperti Mbah Wahab dan Bung Karno. Kadang boleh kita bersama, kadang boleh kita saling mengkritik," lanjut Cak Imin. (Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×