kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kartu Prakerja Berikan SK ke 850.000 Orang hingga Gelombang 67


Rabu, 15 Mei 2024 / 17:37 WIB
Kartu Prakerja Berikan SK ke 850.000 Orang hingga Gelombang 67
Direktur Pemantauan dan Evaluasi Prakerja, Cahyo Prihadi (kanan).


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Kartu Prakerja mencatatkan hampir mendekati target untuk pelatihan prakerja di tahun 2024. Untuk itu, program prakerja optimistis mampu mencapai target di tahun ini.

Direktur Pemantauan dan Evaluasi Prakerja Cahyo Prihadi mengatakan, di tahun 2024 pelatihan prakerja mencapai 1.148.000 orang dengan total anggaran sebesar Rp 5 triliun.

“Terakhir yang sudah kita (beri) Surat Keputusan (SK) 850.000 orang. Ini kita mulai dari gelombang 63, sekarang gelombang 67, akan buka gelombang 68,” ujarnya dalam media briefing rilis laporan prakerja tahun 2023, di Jakarta, Rabu (15/5).

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 67, Cek Juga Syaratnya

Cahyo mengungkapkan, dari total tersebut pihaknya optimis dalam satu sampai dua gelombang lagi mampu mencapai target pelatihan prakerja yang sebanyak 1.148.000 orang.

“Gelombang terakhir gelombang 67 ada 250.000 sekarang total sekarang 850.000 ribu sekarang tinggal dikit lagi mencapai target kita 1,14 juta,” ungkapnya.

Cahyo bilang, di tahun 2023 lalu pihaknya memiliki anggaran sebesar Rp 4,3 triliun yang digunakan untuk program prakerja dan dana operasional untuk Project Manajemen Officer (PMO).

“Dana operasional PMO pra kerja itu kecil cuma sekitar 0,92%, sisanya kita pakai full untuk dana program, jadi penyerapan programnya sendiri tahun lalu kita achiev target penyerapannya di atas 90%,” ungkapnya.

Baca Juga: Apa Tandanya Jika Lolos Seleksi Kartu Prakerja 2024? Ini Jawabannya

Sayangnya, untuk realisasi anggaran yang tersalurkan sepanjang tahun ini dia belum bisa menjelaskan, menurutnya, perlu menunggu hingga akhir tahun nanti.

“Yang paling penting bukan penyerapan anggaran tapi target penerima, karena anggaran sisa berapa pun langsung kita kembalikan ke negara,” tandasnya.

Selanjutnya: Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Apa? Ini 12 Daftar Pantangannya!

Menarik Dibaca: 5 Cara Mengatasi Bayi yang Menangis Terus, Jangan Panik Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×