kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kapolri: Tak ada di lapas Denpasar, posisi Ali Imron bisa dipertanggungjawabkan


Senin, 03 Oktober 2011 / 15:59 WIB
Kapolri: Tak ada di lapas Denpasar, posisi Ali Imron bisa dipertanggungjawabkan
ILUSTRASI. Pupuk Kujang


Reporter: Yudo Winarto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, menegaskan, keberadaan terpidana seumur hidup kasus Bom Bali I, Ali Imran saat ini bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Sebab, adik dari terpidana mati Amrozi itu sudah empat tahun tidak berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, Denpasar. "Itu untuk kerahasiaan, yakinlah itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," katanya di komplek Istana, Senin (3/10).

Ia menjelaskan, saat ini Ali Imron sedang dipinjam oleh Mabes Polri untuk kepentingan pengembangan penyelidikan terkait jaringan teroris di Indonesia. "Informasi maupun jaringan, itu yang dikembangkan," katanya.

Sejauh ini kepolisian terus melakukan pengembangan menyangkut jaringan teroris yang masih tersisa di Indonesia. Apalagi setelah peristiwa bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo beberapa waktu lalu.

"Kita tidak membatasi semua yang terkait pelanggaran hukum apalagi ada kaitan sebelumnya itu terus kita kembangkan. Kami mengembangkan apa yang ada di Palu, Cirebon," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×