kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -5,00   -0,03%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kapolri: Fatwa bukan hukum positif di Indonesia


Senin, 19 Desember 2016 / 14:06 WIB
Kapolri: Fatwa bukan hukum positif di Indonesia


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA.  Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bukanlah bagian dari hukum positif di Indonesia.
"Fatwa MUI itu bukan hukum positif di Indonesia di negara NKRI ini," tegasnya saat ditemui di Kampus Universitas Negeri Jakarta, Senin (19/12).

Dia menjelaskan, organisasi masyarakat yang menggunakan fatwa sebagai alasan untuk melakukan sweeping ke sejumlah pertokoan dan pusat perbelanjaan tidak dapat dibenarkan.

"Tidak bisa dibenarkan jika orang ini yang beralasan melakukan sosialisasi, justru membuat takut masyarakat lainnya," kata Tito.

Diketahui puluhan orang yang berasal dari Front Pembela Islam (FPI) sempat menyambangi sejumlah pertokoan dan pusat perbelanjaaan di Surabaya. Mereka beralasan ingin melakukan sosialisasi fatwa MUI yang menyebutkan agar tidak menggunakan atribut nonmuslim kepada karyawan di setiap pusat perbelanjaan. (Amriyono Prakoso)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×