kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kapolri: Dana teroris itu dari hasil merampok


Kamis, 02 Januari 2014 / 14:20 WIB
Pedagang menata bahan makanan yang dijual di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (7/6/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Sutarman meminta masyarakat menjauhi kelompok teroris dan menjaga keluarganya agar tidak berdekatan atau terlibat dengan aksi terorisme di Indonesia.

Sebab, kata Sutarman, sumber dana teroris berasal dari perampokan yang tidak dibenarkan dari segi hukum. "Perjuangan apa itu kalau dananya diambil dari merampok. Kami harus lawan itu. Perampokan bank BRI di Tangerang beberapa hari yang lalu, itu mereka (teroris) ketinggalan bom di Warteg. Juga perampokan toko mas di Tamboro, perampokan bank di Lampung dan lainnya juga digunakan untuk terorisme," kata Sutarman saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/1).

Dengan mengetahui sumber dana teroris itu, Sutarman meminta masyarakat tidak mendukung kegiatan teroris tersebut. Adanya pengepungan dan penembakan enam teroris di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten saat malam tahun baru, menjadi peringatan bagi semua pihak guna mewaspadai kelompok terorisme.

Sutarman yakin, masih ada pelaku teror yang kini menjalankan aksinya di Indonesia. "Kami harap seluruh masyarakat memiliki kemauan mengingatkan mereka, bahwa jangan berjuang melakukan cara-cara kekerasan. Apalagi menggunakan bom dan senjata api,” kata Sutarman.

Sementara itu, kelompok teroris yang disergap di Ciputat diketahui berasal dari kelompok Abu Robban. Nah setiap kegiatan kelompok itu diambil dari hasil merampok. Sutarman mengklaim, jaringan teroris itu merampok karena kepolisian telah memutus aliran dana dari luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×