kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kapolda: 23.000 personel amankan demo 1 Mei


Senin, 29 April 2013 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Wujud B20, Solar B0, dan Fame dalam kemasan botol


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Peringatan Hari Buruh sedunia yang akan jatuh tanggal 1 Mei akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta, Polda Metro Jaya.

Setidaknya, personel dari Polda Metro Jaya akan menerjunkan puluhan ribu personelnya untuk mengamankan peringatan Hari Buruh sedunia.

"Untuk personel ada 23.000 orang," kata Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno, di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/4).

Menurut Putut, titik fokus pengamanan kepolisian mencakup wilayah Sudirman-Thamrin sampai dengan Istana Negara.

Personel yang diterjunkan itu, katanya, untuk melayani para buruh yang akan melakukan aksi dalam artian memberikan pengamanan dan pengawalan berlangsungnya aksi.

"Mereka akan melaksanakan perayaan, kami sebagai aparat keamanan akan melayani kegiatan itu, memberikan pengamanan, pengaturan lalu-lintas dan pengawalan," ujar Putut.

Mengenai jumlah buruh yang akan melakukan aksi, Putut belum bisa memastikan jumlahnya. Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan para pimpinan serikat buruh.

Kepolisian meminta buruh menyepakati aksi unjuk rasa secara damai tidak anarkis. "Mereka berjanji tidak melakukan kekerasan. Besok saya akan melakukan jumpa pers," kata Kapolda. (Robertus Belarminus/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×