kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.150   20,00   0,12%
  • IDX 7.655   154,34   2,06%
  • KOMPAS100 1.061   23,95   2,31%
  • LQ45 764   17,20   2,31%
  • ISSI 276   4,41   1,62%
  • IDX30 405   6,18   1,55%
  • IDXHIDIV20 491   4,60   0,95%
  • IDX80 119   2,68   2,31%
  • IDXV30 136   0,83   0,62%
  • IDXQ30 130   1,46   1,14%

Kalau mau jenguk Ahok, harus izin pengadilan


Selasa, 09 Mei 2017 / 13:20 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Basuki Tjahaja Purnama yang divonis melakukan penodaan agama langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang. Penahanan dilakukan tetap dilakukan meski Ahok menyatakan mengajukan banding.

Asep Sutandar, Kepala Rutan Cipinang mengatakan bahwa tidak ada proses istimewa meski Ahok masih berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya standar operasional prosedur (SOP) akan tetap dilakukan seperti biasa saat terpidana masuk rutan.

Asep mengatakan, secara umum, awalnya Ahok akan menjalani tes kesehatan. Setelah itu, ada semacam orientasi lingkungan.

"SOP tetap diperiksa kesehatan awal, di ruang registrasi ditempatkan di blok masa pengenalan lingkungan selama seminggu atau 2 minggu," ujar Asep Sutandar, Selasa (9/5).

Ia juga menjelaskan, kalau ada pihak yang hendak menjenguk, prosesnya tidak sembarangan, yaitu harus ada izin pengadilan. "Kalau mau jenguk, izin yang menahan, kalau banding di tingkat pengadilan," katanya.

Untuk diketahui, di rutan Cipinang terdiri dari tiga blok. Blok A untuk tahanan umum, blok B untuk Narkoba. Sedangkan blok sisanya untuk tahanan tindak pidana korupsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×