kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.037   -2,83   -0,05%
  • KOMPAS100 789   0,72   0,09%
  • LQ45 600   0,68   0,11%
  • ISSI 209   -0,58   -0,28%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 422   0,38   0,09%
  • IDX80 90   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,34%
  • IDXQ30 109   0,03   0,03%

Kalau mau jenguk Ahok, harus izin pengadilan


Selasa, 09 Mei 2017 / 13:20 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Basuki Tjahaja Purnama yang divonis melakukan penodaan agama langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang. Penahanan dilakukan tetap dilakukan meski Ahok menyatakan mengajukan banding.

Asep Sutandar, Kepala Rutan Cipinang mengatakan bahwa tidak ada proses istimewa meski Ahok masih berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya standar operasional prosedur (SOP) akan tetap dilakukan seperti biasa saat terpidana masuk rutan.

Asep mengatakan, secara umum, awalnya Ahok akan menjalani tes kesehatan. Setelah itu, ada semacam orientasi lingkungan.

"SOP tetap diperiksa kesehatan awal, di ruang registrasi ditempatkan di blok masa pengenalan lingkungan selama seminggu atau 2 minggu," ujar Asep Sutandar, Selasa (9/5).

Ia juga menjelaskan, kalau ada pihak yang hendak menjenguk, prosesnya tidak sembarangan, yaitu harus ada izin pengadilan. "Kalau mau jenguk, izin yang menahan, kalau banding di tingkat pengadilan," katanya.

Untuk diketahui, di rutan Cipinang terdiri dari tiga blok. Blok A untuk tahanan umum, blok B untuk Narkoba. Sedangkan blok sisanya untuk tahanan tindak pidana korupsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×