kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.876   87,00   0,49%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Kajian kereta Jakarta-Surabaya masih berjalan


Selasa, 14 Maret 2017 / 20:30 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah masih menimang proyek kereta Jakarta-Surabaya. Pasalnya, sampai saat ini belum ditentukan apakah pemerintah akan mengoperasikannya sebagai kereta cepat atau kereta semi cepat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, studi kelayakan proyek tersebut masih dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Kita memang lagi konsentrasi mau apa, kereta cepat atau semi cepat, karena studi tentang itu kan cukup berat. Karena selisih biayanya banyak sekali," kata Budi, Selasa (14/4).

Meski tidak merinci, biaya investasi untuk membangun kereta cepat dapat mencapai 2 hingga 3 kali lipat dari proyek kereta semi cepat.

Saat ini, konsep pembiayaan dari proyek kereta Jakarta-Surabaya opsinya adalah skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). "Jadi akan dikombinasi karena ada bagian yang memang, kalau yang merekat sama rel kan tidak bisa, ya harus PPP," kata Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×