kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kadin optimistis dengan RAPBN 2018


Kamis, 17 Agustus 2017 / 22:57 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Pada asumsi RAPBN 2018 yang dipaparkan Presiden Joko Widodo pada 16 Agustus kemarin, pemerintah menargetkan angka pendapatan sebesar Rp 1.878,4 triliun dan rencana belanja Rp 2.204,4 triliun.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Pangan Strategis Juan Permata Adoe menyatakan, perhitungan RAPBN 2018 sangat baik.

"Anggaran belanja diprioritaskan pada infrastruktur dan pelayanan masyarakat. Kemudian, penerimaan dari fiskal Rp 1.609,4 pun saya yakin bisa dicapai, apalagi pendekatannya melalui era informasi terbuka," ujar Juan ketika dihubungi KONTAN di Jakarta pada Kamis (17/8).

Juan menjelaskan, adanya era keterbukaan informasi di bidang perpajakan membuat data keuangan pembayar pajak akan lebih realistis dan adil. Ia memprediksi, per Juni 2018, akan tercapai Rp 500 triliun penerimaan yang sebagian besar akan didominasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sebagian infrastruktur pun akan selesai pada 2018 sehingga menambah penerimaan PPN.

"Nantinya, di akhir tahun akan mampu mencapai Rp 1.307 triliun dari PPN saja," jelas Juan.

Selain itu, ia pun memprediksi sektor industri makanan atau konsumsi akan naik cukup signifikan. Pasalnya, ruang pertumbuhan pada 2018 di industri makanan masih luas dan stabilitas pangan adalah salah satu prioritas pembangunan. Jika stabilitas tercapai, maka ini akan memberi dampak pada pertumbuhan industri pangan, terutama kepastian bahan baku pangan. "Kira-kira bisa naik 5% menjadi 13%," prediksi Juan.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×