kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Kadin: Hampir 4.000 perusahaan mendaftar skema vaksin corona swasta untuk karyawan


Rabu, 17 Februari 2021 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Petugas menyuntikan vaksin virus corona kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hampir 4.000 perusahaan di Indonesia, banyak di antaranya perusahaan tekstil, telah mendaftar untuk ambil bagian dalam skema yang memungkinkan sektor swasta untuk membeli vaksin virus corona baru buat karyawan mereka.

Para pendukung skema itu berpendapat, mekanisme tersebut akan mempercepat vaksinasi, menggerakkan area utama ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi, dan mengurangi beban pemerintah karena perusahaan yang menanggung pengadaan vaksin.

Tetapi, beberapa ahli kesehatan khawatir tentang potensi ketidakadilan jika para pekerja pada akhirnya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan vaksin virus corona dibandingkan dengan populasi yang lebih rentan.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan skema tersebut pada bulan lalu, dan Kementerian Kesehatan saat ini sedang mengerjakan rancangan peraturannya tetapi belum mendapat lampu hijau.

Baca Juga: Gandeng bank swasta dan Himbara, Bio Farma siap amankan vaksin Covid-19

“Skema itu untuk rakyat. Vaksinasi akan berjalan lebih cepat, dan setelah kekebalan kelompok tercapai, populasi dapat sepenuhnya dimobilisasi untuk kegiatan ekonomi," kata Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani kepada Reuters, Rabu (17/2).

Aktivitas pabrik bisa kembali normal 

Menurut dia, pabrik-pabrik yang saat ini beroperasi dengan kapasitas setengah bisa kembali normal setelah pekerja mereka menerima suntikan vaksin virus corona.

Indonesia sedang bergulat dengan wabah virus corona terburuk di Asia Tenggara, melaporkan lebih dari 1,23 juta kasus dan 33.590 kematian. Perekonomian minus 2,1% tahun lalu, kontraksi pertama dalam lebih dari dua dekade.

Jika skema itu disetujui, Indonesia akan menjadi salah satu dari segelintir negara yang mengizinkan pengusaha membeli vaksin untuk karyawannya. 

Baca Juga: Asosiasi UMKM minta pemerintah gunakan data KemenkopUKM sebagai acuan penerima vaksin




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×