kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Juni, harga tomat dan tarif angkutan udara deflasi


Rabu, 01 Juli 2015 / 15:35 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di tengah kenaikan harga yang terjadi menjelang Lebaran, ternyata masih ada komponen barang yang mengalami penurunan harga alias deflasi. Komponen tersebut adalah tomat sayur dan tarif angkutan udara.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan harga tomat sayur turun karena panen yang cukup besar. "Penurunan harganya mencapai 4,69%," ujarnya, Rabu (1/7).

Penurunan harga tomat sayur yang tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 56%. Sementara itu, tarif angkutan udara mengalami penurunan 2,22%. Kondisi ini dikarenakan permintaan jasa angkutan udara yang sedikit. Penurunan terjadi di 21 kota IHK di mana Jambi menjadi kota dengan penurunan tertinggi yaitu 15%.

Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni sebesar 0,54%. Inflasi tahun ke tahun alias year on year tercatat 7,26%. Komponen inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yaitu sebesar 1,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×