kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.958   -52,00   -0,31%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Jumlah Pemudik Pengguna Transportasi Publik Tembus Lebih dari 6 Juta Penumpang


Jumat, 20 Maret 2026 / 13:15 WIB
Jumlah Pemudik Pengguna Transportasi Publik Tembus Lebih dari 6 Juta Penumpang
ILUSTRASI. Arus mudik di Stasiun Pasar Senen (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)


Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Lonjakan penumpang mudik terjadi tahun ini.

Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H mencatat sejak 13 Maret 2026 (H-8) hingga 17 Maret 2026 (H-4) total penumpang angkutan lebaran yang berangkat menggunakan angkutan umum sebanyak 6.251.806 orang.

Ini melonjak 10,98% dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebanyak 5.633.141 orang.

Baca Juga: One Way di Jalur Tol Utama Jasa Marga Masih Berlangsung

Moda perkeretaapian merupakan moda yang memiliki kenaikan tertinggi yaitu naik 15,67% sebesar 1.863.782 orang dibandingkan 1.611.291 orang pada tahun lalu.

Selanjutnya, angkutan udara naik 8,14% sebanyak 1.424.872 penumpang dibandingkan 1.317.557 penumpang pada tahun lalu.

Tak mau kalah penumpang angkutan laut juga naik 10,50% sebanyak 527.535 orang dibandingkan 477.418 orang pada tahun lalu.

Baca Juga: Kakorlantas: Arus Mudik Terkendali Usai One Way Nasional Diterapkan

Lantas penumpang angkutan penyeberangan naik 11,27% menjadi 1.511.072 orang dibandingkan 1.358.016 orang di periode serupa 2025. Kemudian penumpang angkutan darat juga terdongrak 6,41% sebanyak 924.545 orang dibandingkan 868.839 orang pada tahun lalu.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Ernita Titis Dewi menyatakan lonjakan penumpang dari H-8 hingga H-4 menunjukkan masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik secara serentak. Ini mengingat ditanggal 18 Maret 2026 sudah memasuki waktu cuti bersama Nyepi.

“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun cuti bersama,” kata Titis di keterangan kemarin (19/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×