kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.014   6,00   0,03%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jumlah lulusan pendidikan tinggi hanya 7,2%


Selasa, 07 Februari 2017 / 15:34 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, kualitas sumber daya manusia Indonesia saat ini masih rendah. Hal ini bisa dilihat dari jumlah angkatan kerja yang punya kualifikasi pendidikan tinggi.

Berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini jumlah angkatan kerja yang mengenyam pendidikan tinggi hanya 7,2% dari total angkatan kerja. Sementara itu sisanya, tingkat pendidikannya baru sampai tingkat menengah, dan sebagian besar lainnya rendah.

Jokowi mengatakan, kondisi tersebut masih kalah jika dibanding negara lain. "Bandingkan dengan Malaysia yang sudah 20,3% dan negara anggota OECD yang rata- ratanya sudah mencapai 40,3%," katanya di Kantor Presiden, Selasa (7/2).

Atas masalah itu, Jokowi mengatakan pemerintah akan fokus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Fokus akan dilakukan dengan memeratakan akses pendidikan dasar, menengah dan tinggi bagi seluruh masyarakat.

"Khusus untuk masyarakat dari kalangan yang kurang mampu tetapi ingin memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi pemberian beasiswa dimaksimalkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×