kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Jumlah korban tewas Merapi capai 73 orang


Jumat, 05 November 2010 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Reksadana


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar rapat khusus tentang penanganan bencana letusan Gunung Merapi. Rapat digelar setelah Gunung Merapi mengamuk dini hari tadi pagi yang menewaskan sedikitnya 48 orang.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan Presiden SBY memberikan instruksi penanganan bencana agar korban tidak terus bertambah. Menurutnya, sudah ada koordinasi intensif antara Menko Kesra, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Agung menambahkan, pemerintah telah menetapkan area aman dari letusan Gunung Merapi dari 15 kilometer menjadi 20 kilometer. Perluasan area aman ini lantaran letusan Gunung Merapi semakin besar.

Hingga hari ini, jumlah korban yang tewas akibat letusan Gunung Merapi sejak 25 Oktober lalu telah mencapai 73 orang. Rinciannya, 69 korban tewas di Yogyakarta dan 4 orang di Jawa Tengah. "Mereka meninggal karena awan panas," terang mantan Ketua DPR itu.

Jumlah korban tewas kemungkin bakal bertambah. Sebab, proses evakuasi masih berlangsung hingga saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×