kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Erupsi Merapi tadi pagi lebih besar dari sebelumnya


Jumat, 05 November 2010 / 09:50 WIB
ILUSTRASI. Tambang Freeport di Tembagapura


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

YOGYAKARTA. Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada dini hari tadi (5/11) lebih besar ketimbang sebelumnya. Letusan hebat ini mengeluarkan suara menggelegar.

Suara itu semakin bertambah keras saat petir saling sambar di puncak Gunung Merapi. Bunyi ini membuat warga panik. Sekitar 2.000 pengungsi di barak Harjobinangun lantas berhamburan.

Proses evakuasi pun terhambat. Matinya lampu serta debu pekat yang mengguyur seantero Yogyakarta menambah kepanikan warga. Belum lagi, putusnya jalur komunikasi, membuat evakuasi semakin sulit.

Bukan hanya di pengungsian, warga di Desa Pandowaharjo, Brayut, yang berjarak sekitar 20 Kilometer dari pusat erupsi pun kalang-kabut.

Kota Yogyakarta yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Gunung Merapi juga diguyur abu pekat. Lalu lintas tampak dipadati oleh kendaraan dengan jarak pandang yang pendek. Saat ini BPPTK Merapi memperluas jarak aman awan panas Merapi hingga 20 kilometer. (Febby Mahendra Putra/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×