kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.764   20,00   0,11%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

JSS bisa dibangun di era pemerintahan baru


Rabu, 26 Februari 2014 / 13:47 WIB
ILUSTRASI. Bisnis klub bola REUTERS/Ciro De Luca


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Jembatan Selat Sunda (JSS) dipastikan tidak akan bisa dibangun tahun ini. Proses ground breaking jembatan senilai Rp 200 triliun itu baru bisa dilakukan oleh pemerintahan baru yang akan datang.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Dedy Supriadi Priyatna yakin, pemerintahan selanjutnya tetap akan mengerjakan proyek JSS tersebut.

Pasalnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah meneken Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur JSS. Menurut Dedy, jika pemerintah yang akan datang membatalkan proyeknya, maka akan menganggu ilim investasi di tanah air. "Harus tetap berjalan," ujar Dedy yang dijumpai usai rapat koordinasi JSS di Jakarta, Rabu (26/2).

Sebagai informasi saja, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dilibatkan dalam proyek pembangunan. Selain itu, pemerintah yakin, proyek JSS tersebut tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×