kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jokowi: Yang mau naikkan gaji menteri, siapa?


Kamis, 11 September 2014 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Salah satu penyebab Anda cepat mengantuk setelah makan adalah karena menumpuknya serotonin (dok/Navbharat Times)


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo menolak berkomentar soal kemungkinan menaikkan gaji para menteri pada kabinetnya mendatang. Dia pun mengaku belum terpikir soal gaji menteri ini.

"Yang mau naikkan gaji menteri, siapa?" tepis Jokowi ketika ditanya soal wacana kenaikan gaji menteri itu, Kamis (11/9). "Tanya Pak JK (kalau memang lontaran soal gaji datang dari wakil presiden terpilih Jusuf Kalla)," ujar dia.

Sebelumnya, Kalla melontarkan pandangan bahwa gaji menteri mendatang seharusnya meningkat. Menurut dia, gaji para menteri di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan pejabat lain di pemerintahan.

Jokowi justru mengaku belum tahu soal persoalan gaji menteri pada saat ini. Dia mengatakan, harus ada perhitungan terlebih dahulu soal gaji tersebut, dan belum memikirkan masalah kenaikan gaji itu. "Wong kami dilantik belum, kerja saja belum, kok ngurusi naik gaji," ujar Jokowi. (Robertus Belarminus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×