kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jokowi targetkan 5 kota DKI jadi ramah anak


Kamis, 22 Agustus 2013 / 15:58 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi libur Lebaran 2022 berapa hari.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menargetkan seluruh wilayah di Jakarta menjadi kota ramah anak. Caranya ialah dengan menambah fasilitas bagi anak-anak di seluruh tempat.

"Diberikan ruang rekreasi supaya target semua daerah di DKI jadi kota ramah anak terwujud," kata Jokowi seusai menghadiri Hari Anak Nasional tingkat provinsi di Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2013).

Jokowi mengatakan, masih banyak anak yang terjerat berbagai masalah, misalnya eksploitasi, kurangya fasilitas bermain, dan kekerasan. Jokowi juga membutuhkan waktu lama untuk menyadarkan seluruh pihak terkait kebutuhan anak sekaligus membangun infrastruktur bermain yang komprehensif bagi anak-anak DKI. Meski demikian, Jokowi  tetap berupaya dalam mewujudkan hal tersebut.

"Semuanya pasti perlu diperbaiki. Kita enggak menutup mata, tapi siang-malam kita kerja juga loh, ingat," ujarnya.

Bagi anak jalanan di Jakarta, kata Jokowi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan rumah panti atau rumah singgah. Di sana anak-anak diberi kesempatan belajar dan bermain.

Peringatan Hari Anak Nasional tingkat provinsi itu diperingati pada 22 Agustus 2013. Acara itu melibatkan 2.300 peserta dengan tujuan menumbuhkan solidaritas pada anak, memenuhi hak bermain dan berkembangnya potensi kreativitas anak. Dalam acara itu, selain tatap muka antara anak-anak dengan Gubernur langsung, sejumlah santunan juga diberikan kepada anak-anak. (Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×