kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi saksikan langsung Go-Jek luncurkan Go-Viet di Vietnam


Rabu, 12 September 2018 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi menghadiri peluncuran Go-Viet di Vietnam


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aplikator transportasi berbasis daring asal Indonesia Go-Jek ekspansi ke Vietnam. Dengan ditandai peluncuran Go-Viet di sela World Economic Forum on ASEAN di Hotel Melia, Hanoi, Vietnam, Rabu, (12/9).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyaksikan langsung peluncuran Go-Viet. Asal tahu, Jokowi tengah melakukan lawatan kenegaraan di Vietnam sejak Selasa (11/9).

"Go-Viet dikembangkan khusus untuk Vietnam. Go-Viet bertujuan bukan saja untuk memudahkan pengguna di Vietnam, tapi juga meningkatkan kesejahteraan para mitra," ujar CEO Go-Jek Nadiem Makarim dalam sambutannya seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (12/9).

Sekadar tahu saja, Go-Viet merupakan produk aplikasi penyedia jasa transportasi di Vietnam yang berkolaborasi dengan Go-Jek Indonesia.


Atas pencapaian tersebut, Presiden Jokowi tak lupa menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan kolaborasi yang telah dilakukan Go-Jek.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas suksesnya Go-Jek kerja sama dengan Vietnam menjadi Go-Viet, " ucap Presiden Jokowi.

Presiden juga menyatakan pemerintah Indonesia akan terus mendukung masuknya teknologi yang berasal dari Indonesia ke berbagai negara tetangga.

“Sudah masuk ke sini artinya teknologi dari anak-anak bangsa diterima masuk untuk negara-negara lain,” ujar Presiden kepada Nadiem.

Tampak pula hadir dalam acara peresmian Go-Viet adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dan CEO Go-Viet Nguyen Vu Duc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×