kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.681   17,00   0,10%
  • IDX 6.636   -0,41   -0,01%
  • KOMPAS100 866   -0,79   -0,09%
  • LQ45 656   -1,32   -0,20%
  • ISSI 232   1,16   0,50%
  • IDX30 367   -0,90   -0,25%
  • IDXHIDIV20 453   -1,38   -0,30%
  • IDX80 99   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 126   0,46   0,37%
  • IDXQ30 117   -0,49   -0,42%

Jokowi Reshuffle Menteri dan Wakil Menteri, Ini Tanggapan APINDO


Senin, 17 Juli 2023 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi resmi melantik satu Menteri serta beberapa Wakil Menteri. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Jokowi resmi melantik satu Menteri serta beberapa Wakil Menteri pada Senin (17/7). Dalam reshuffle ini, ditetapkan ada 1 Menteri baru dan 5 Wakil Menteri yang bakal tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menanggapi itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Kamdani bilang APINDO menghormati keputusan reshuffle kabinet tersebut sebagai hak Presiden dalam menentukan orang-orang yang dianggap tepat untuk menyelesaikan sisa masa kepemimpinannya.

“Saya rasa Presiden punya kepentingan dan concern besar agar hingga akhir masa Presidensi beliau, semua agenda reformasi ekonomi, produk-produk regulasi dan implementasinya di lapangan bisa berjalan dengan baik,” ujar Shinta kepada Kontan, Senin (17/7).

Baca Juga: Jokowi Kembali Reshuffle Kabinetnya, Ini Kata Ketum Kadin DKI

Shinta menilai perubahan tersebut wajar karena tiap pemimpin ingin punya legacy kepemimpinan yang bermanfaat dan menjadi fondasi baik untuk dikembangkan ke depan.

Adapun, ia berharap dengan sisa masa kepemimpinan ini, bakal ada percepatan dan penyempurnaan pelaksanaan di lapangan atas agenda-agenda reformasi struktural yang sudah ada atau sudah direncanakan serta perlu dieksekusi.

“Kami cukup optimis reshuffle ini bisa berbuah baik dalam bentuk percepatan implementasi reformasi struktural yang sudah ada atau sudah diagendakan sejauh ini,” tandasnya.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Dinilai Terlalu Mepet dengan Pemilu 2024

Sebab, pelaku usaha membutuhkan kepastian dan prediktabilitas iklim usaha serta investasi, khususnya di musim politik seperti saat ini  karena pelaku usaha maupun calon investor cenderung wait and see.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×