kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jokowi pertimbangkan terapkan jam malam buat anak


Rabu, 11 September 2013 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Penting Orangtua Ketahui, Ini Cara Mengajarkan Pendidikan Seks untuk Anak. KONTAN/Baihaki/23/11/2021


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan mempertimbangkan kebijakan jam malam bagi anak-anak di Jakarta. Namun, ia tak bisa memastikan apakah kebijakan itu jadi diterapkan atau tidak.

"Masih dalam proses. Kami mau kalkulasikan dulu semuanya," ujar Jokowi kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2013) sore.

Salah satu poin penting yang jadi pertimbangan adalah aktivitas anak-anak di malam hari, cenderung berdampak negatif bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Sementara, orang tua dianggap tak cukup melakukan proteksi ke anak.

"Oleh sebab itu, harus ada aturannya. Tetapi belumlah, masih kami kalkulasi, berat itu," imbuh Jokowi.

Pemberlakuan jam malam bagi anak mencuat, menyusul kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi, beberapa waktu lalu.

AQJ alias Dul (13), putra pasangan artis yang sudah bercerai, Ahmad Dani dan Maia Estianti, mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi pada tengah malam, sehingga mengakibatkan kecelakaan dan menewaskan enam orang. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×