kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi: Pemerintah tidak akan minta maaf ke PKI


Senin, 27 Juni 2016 / 21:57 WIB
Jokowi: Pemerintah tidak akan minta maaf ke PKI


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, pemerintah tidak akan pernah meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI). Walaupun dia tidak memungkiri, Indonesia pernah memiliki masa kelam dengan PKI, itu tidak akan mengubah pendirian pemerintah.

Saat ini, lanjut Presiden, hal yang paling penting adalah bagaimana melangkah ke depan. "Agar menyongsong masa depan lebih baik dan peristiwa tidak terjadi lagi, maka kita harus jadi bangsa yang siap berkompetisi," kata Presiden.

Pernyataan itu, dia keluarkan terkait kesimpangsiuran sikap pemerintah terhadap tragedi 1965. "Tidak ada rencana dan pikiran sama sekali saya minta maaf pada PKI," kata Jokowi dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Mahmuddin, Senin (27/6).

Jokowi mengatakan, pernyataan tersebut juga dilontarkannya agar masyarakat Indonesia bisa berfikir ke depan. "Agar menyongsong masa depan lebih baik dan agar peristiwa tidak terjadi lagi, kita harus menjadi bangsa yang siap berkompetisi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×