CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi pastikan kabinet diisi banyak profesional


Minggu, 13 April 2014 / 18:48 WIB
ILUSTRASI. Jadwal KRL Jogja-Solo


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo memastikan kabinet menteri jika dia terpilih menjadi presiden Indonesia akan lebih banyak diisi oleh orang-orang profesional ketimbang dari partai politik.

"Yang banyak nanti yang profesional,"ujar Jokowi di tepi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (13/4) siang.

Jokowi menegaskan, keputusannya tersebut adalah implikasi dari sistem kerja sama politik presidensial dengan sejumlah partai politik. Dengan sistem kerja sama itu, PDI-P sebagai partai dengan suara terbesar tidak akan membagi-bagi kursi menteri dengan parpol lain.

"Saya yakin bisa begitu. Kita mau cari kawan sebanyak-banyaknya. Silahkan bergabung, dengan catatan, tidak bagi-bagi kursi menteri," lanjutnya.

Sekadar gambaran, suara PDIP berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei berada di bawah 20%. Artinya, 'banteng hitam' tidak dapat mengajukan capres sendiri dan harus berkoalisi dengan parpol lain.

Hingga saat ini, PDI-P telah menjajaki komunikasi politik dengan sejumlah parpol, antara lain Nasdem, PKB, PAN dan Golkar. Namun baru Nasdem yang secara resmi menyatakan dukungan kepada PDI-P. Diketahui, berdasarkan hitung cepat beberapa lembaga survei, Nasdem memperoleh suara sekitar 6%. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×