kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.104   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.077   39,42   0,65%
  • KOMPAS100 794   5,48   0,70%
  • LQ45 603   0,87   0,14%
  • ISSI 209   2,42   1,17%
  • IDX30 341   0,33   0,10%
  • IDXHIDIV20 423   0,01   0,00%
  • IDX80 91   0,53   0,59%
  • IDXV30 115   0,92   0,80%
  • IDXQ30 109   0,02   0,02%

Jokowi pastikan kabinet diisi banyak profesional


Minggu, 13 April 2014 / 18:48 WIB
ILUSTRASI. Jadwal KRL Jogja-Solo


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo memastikan kabinet menteri jika dia terpilih menjadi presiden Indonesia akan lebih banyak diisi oleh orang-orang profesional ketimbang dari partai politik.

"Yang banyak nanti yang profesional,"ujar Jokowi di tepi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (13/4) siang.

Jokowi menegaskan, keputusannya tersebut adalah implikasi dari sistem kerja sama politik presidensial dengan sejumlah partai politik. Dengan sistem kerja sama itu, PDI-P sebagai partai dengan suara terbesar tidak akan membagi-bagi kursi menteri dengan parpol lain.

"Saya yakin bisa begitu. Kita mau cari kawan sebanyak-banyaknya. Silahkan bergabung, dengan catatan, tidak bagi-bagi kursi menteri," lanjutnya.

Sekadar gambaran, suara PDIP berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei berada di bawah 20%. Artinya, 'banteng hitam' tidak dapat mengajukan capres sendiri dan harus berkoalisi dengan parpol lain.

Hingga saat ini, PDI-P telah menjajaki komunikasi politik dengan sejumlah parpol, antara lain Nasdem, PKB, PAN dan Golkar. Namun baru Nasdem yang secara resmi menyatakan dukungan kepada PDI-P. Diketahui, berdasarkan hitung cepat beberapa lembaga survei, Nasdem memperoleh suara sekitar 6%. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×