kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi minta tambah jutaan inklusi keuangan


Selasa, 28 Januari 2020 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Tirta Segara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pd/16.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tambahan jutaan inklusi keuangan. Hal itu untuk menggenjot inklusi keuangan Indonesia yang masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat bagaimana mencapai tambahan tersebut.

"Jadi didiskusikan ditambah sekian juta itu dari mana peningkatannya," ujar Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (28/1).

Baca Juga: Indef: Transparansi dan penegakan hukum penentu masuknya investasi ke Indonesia

Tirta bilang perlu dilihat sasaran dalam penambahan inklusi keuangan tersebut. Pasalnya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Bantuan Sosial (Bansos) pun masuk dalam inklusi keuangan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×