kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.931   31,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Jokowi minta pembangunan jalur kereta dipercepat


Senin, 13 Juli 2015 / 11:49 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan menterinya segera mempercepat pembangunan moda transportasi kereta api cepat (High Speed Rain) dan ringan (Light Rail Transit). Dia memandang, moda tersebut sampai saat ini paling murah dan efisien, sehingga pembangunannya harus segera digeber.

Jokowi mengungkapkan ini dalam Rapat Terbatas tentang Pembangunan Kereta Cepat yang dihadiri oleh menteri Kabinet Kerja yang antara lain terdiri dari Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan  Ignasius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pu-Pera) Basuki Hadimuldjono, dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Dia bulang, tidak ingin pembangunan berbagai macam infrastruktur, termasuk salah satunya kereta api terlambat dilakukan. Dia beralasan, keterlambatan pelaksanaan proyek infrastruktur semakin mempersulit pelaksanaan pembangunan.

Bukan hanya itu saja, Jokowi juga mengatakan, keterlambatan juga akan membuat harga lahan untuk pembangunan infrastruktur menjadi mahal. "Contoh MRT Jakarta, perencanaan sudah 26 tahun, tapi karena terlambat diputuskan, pembangunan sulit karena wilayah padat, dan mahal karena harga lahannya semakin mahal, ini tidak boleh lagi," katanya di Jakarta Senin (13/7).

Jokowi mengatakan, ada beberapa proyek kereta yang saat ini sudah direncanakan dan dilaksanakan pembangunannya, seperti; Kereta Cepat Jakarta- Bandung dan kereta ringan alias LRT. "Saya harap, high speed train dari kota ke kota, bisa mulai dilaksanakan tahun ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×