kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Jokowi minta order jangka panjang untuk industri pertahanan lokal


Senin, 27 Januari 2020 / 16:08 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto, Menkeu Sri Mulyani mendengarkan penjelasan DIrut PT PAL Budiman Saleh sebelum Rapat Terbatas di Fasilitas Produksi Kapal Selam PT PAL, Surabaya (27/1/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

PT PAL sebelumnya mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,5 triliun. Sebelum adanya PMN Jokowi bilang PT PAL tidak memiliki manajemen yang baik. "Keliatan sekali ada perubahan, sebuah perubahan manajemen," terang Jokowi.

Baca Juga: Ini yang diinginkan Jokowi terkait pengembangan alutsista di dalam negeri

Pengembangan industri tersebut penting untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Selain itu juga akan mengurangi komponen impor dalam industri pertahanan. Oleh karena itu perlu ada transfer teknologi dalam industri pertahanan. Sehingga nantinya Indonesia bisa mandiri dalam pengembangan industri pertahanan.

Jokowi juga berharap agar industri strategis Indonesia bisa memperluas pasar ekspor. Meski begitu saat ini sejumlah BUMN telah melakukan ekspor seperti PT PAL, PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×