kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi minta order jangka panjang untuk industri pertahanan lokal


Senin, 27 Januari 2020 / 16:08 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto, Menkeu Sri Mulyani mendengarkan penjelasan DIrut PT PAL Budiman Saleh sebelum Rapat Terbatas di Fasilitas Produksi Kapal Selam PT PAL, Surabaya (27/1/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengarahan order jangka panjang bagi industri pertahanan Indonesia. Hal itu diarahkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertahanan. Asal tahu saja APBN Kemenhan tahun 2020 mencapai Rp 127 triliun.

"Belanja pertahanan dalam APBN kita sebesar Rp 127 triliun agar diarahkan ke industri pertahanan kita, minimal paling tidak 15 tahun," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di PT PAL Indonesia (Persero), Senin (27/1).

Baca Juga: Jokowi: Pengembangan alutsista harus adopsi pengembangan teknologi militer terkini

Pesanan dalam jangka panjang akan membantu pengembangan industri pertahanan terutama Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adanya dana tersebut akan memperbaiki tata kelola perusahaan.

Adanya kucuran dana dibuktikan dapat mengembangkan industri pertahanan pelat merah. Hal itu diperlihatkan dalam pembenahan yang dilakukan PT PAL.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×