kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi minta KEIN susun haluam pembangunan ekonomi


Rabu, 20 Januari 2016 / 14:21 WIB
Jokowi minta KEIN susun haluam pembangunan ekonomi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Rabu (20/1) ini dia melantik Soetrisno Bachir, mantan Ketua Umum PAN menjadi nahkoda komite tersebut.

Selain itu, dia juga melantik Arief Budimanta, mantan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP dan menjadi wakil ketua KEIN.

Selain nama- nama tersebut, Jokowi juga melantik; Hariyadi B Sukamdani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Eddy Sariatmadja, pemilik Emtek Group dan stasiun TV; SCTV dan Indosiar, Johnny Darmawan, mantan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Sugiarto Alim, putra pendiri Maspion Group Alim Markus, dan 13 orang lainnya menjadi anggota KEIN.

Jokowi mengatakan, KEIN dibentuk untuk membantunya membuat kebijakan di bidang ekonomi yang lebih komprehensif.

Selain itu dia juga berharap, KEIN bisa membantunya dalam membuat perencanaan pembangunan ekonomi jangka pendek, menengah dan juga jangka panjang yang lebih detail.

"Meski kita sudah punya peta jalan untuk itu, dengan disokong pelaku ekonomi, akademisi, saya harap ini bisa sempurna," katanya di Jakarta Rabu (20/1).

Jokowi berharap dalam menjalankan tugasnya KEIN bisa memberikan rekomendasi yang konkrit sehingga bisa segera dieksekusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×