kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini tugas dari Presiden yang dibebankan pada KEIN


Rabu, 20 Januari 2016 / 14:15 WIB
Ini tugas dari Presiden yang dibebankan pada KEIN


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Jokowi Ingin sektor industri menyerap banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, ia menugasi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) membuat peta jalan atau road map pengembangan industrialisasi.

"Beliau berharap industri kita menyerap banyak tenaga kerja dalam jumlah besar," ujar Anggota KEIN Haryadi Sukamdani saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Rabu (20/1). 

Menurut dia, Presiden menyadari banyak masyakarat Indoensia yang masih belum mendapatkan perkerjaan akibat tingkat pendidikan yang rendah. 

Hal itulah yang membuat Presien memprioritaskan pengembangkan industrialisasi sehingga tersedia lapangan kerja.

Selain itu, KEIN juga akan aktif memberikan masukan-masukan kepada Presiden Jokowi terkait pemulihan ekonomi nasional.

"Dalam waktu dekat, kami akan susun programnya dan membentuk tim-tim kecil. Kita kan petakan mana yang prioritas," kata Haryadi. 

Pagi tadi, Presiden Joko Widodo melantik jajaran Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) yang dipimpin Soetrisno Bachir sebagai Ketua dan Arif Budimanta sebagai Wakil Ketua. 

Keduanya akan dibantu oleh Sekretaris KEIN Putri Wardani, dan 17 anggota KEIN yang memiliki latar belakang ekonom dan pengusaha. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×