kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Jokowi minta impor baja diperketat


Rabu, 12 Februari 2020 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Peresmian Pabrik Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS)-KRAS Harap Produk KNSS Bisa Subtitusi Impor. Peresmian Pabrik KNSS. KNSS Investasikan US$ 300 Juta Untuk Pabrik GAPL


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta pengetatan impor baja untuk Indonesia. Salah satu instrumen yang bisa digunakan adalah penerapan Standar Nasional Indoensia (SNI). Jokowi menekankan agar SNI bisa dijadikan filter bagi impor baja.

"Jangan justru pemberian SNI yang dilakukan secara serampangan hingga tidak dapat membendung impor baja yang berkualitas rendah," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (12/2).

Baca Juga: Pemerintah akan serahkan surpres Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ke DPR siang ini

Impor baja dinilai memberikan dampak yang besar bagi neraca dagang. Jokowi bilang impor baja masuk dalam 3 besar impor Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) impor besi dan baja tahun 2019 sebesar US$ 10,39 miliar. Angka tersebut naik bila dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar US$ 10,24 miliar.

"Ini tentu saja menjadi salah satu sumber utama defisit. Defisit transaksi berjalan kita," terang Jokowi.

Baca Juga: Jokowi ingin pelaku usaha mikro dan kecil cukup registrasi saja saat buka usaha




TERBARU

[X]
×