CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi minta daerah sederhanakan izin investasi


Rabu, 21 Oktober 2015 / 20:01 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta kepada daerah untuk bisa menyederhanakan semua perizinan investasi. Dia meminta agar daerah bisa mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam menggenjot pembangunan ekonomi dengan menyederhanakan izin investasi di pusat.

Jokowi mengatakan, penyederhanaan perizinan investasi di daerah penting dilakukan agar bisa membuat kebijakan pemangkasan perizinan investasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat lebih efektif.

"Jangan sampai karena daerah tidak memperbaiki diri, di pusat izin sudah dipangkas tinggal dua jam, begitu masuk ke daerah izin keluar berbulan- bulan, tidak akan masuk itu investasi ke kita," kata Jokowi saat bertemu dengan para gubernur, bupati dan walikota di Jakarta Rabu (21/10).

Soekarwo, Gubernur Jawa Timur mengatakan pemerintah daerah pada dasarnya siap memangkas proses perizinan investasi di daerah. Tapi, dia berharap, pemerintah pusat juga mau melimpahkan beberapa kewenangan perizinan ke daerah.

Salah satu yang dia minta adalah perizinan di sektor pertanahan. "Izin tanah putusannya masih di agraria, luasan sekian harus menteri, kalau itu diatur serahkan saja ke gubernur, bupati, bisa cepet," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×