kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jokowi mendorong penguatan kemitraan ASEAN-Selandia Baru


Sabtu, 14 November 2020 / 13:08 WIB
Jokowi mendorong penguatan kemitraan ASEAN-Selandia Baru
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato di KTT ASEAN melalui video conference dari Istana Bogor, Kamis (12/11/2020).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mendorong penguatan kemitraan ASEAN-Selandia Baru di Pasifik. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Selandia Baru secara virtual Sabtu, (14/11).

"Hari ini ASEAN–Selandia Baru merayakan 45 tahun kemitraannya. Ke depan, saya ingin kemitraan kita dapat diperkuat terutama di beberapa isu," ujar Jokowi dalam siaran pers hari ini (14/11).

Dia mendorong agar kemitraan di Pasifik diperkuat. Menurut Jokowi, hubungan Selandia Baru dengan negara-negara Pasifik Selatan cukup kuat. Untuk itu, Indonesia dan ASEAN juga ingin memperkuat kemitraan dengan negara-negara Pasifik Selatan.

"Hubungan baik kita dapat kita gunakan untuk perkuat kemitraan dengan Pasifik Selatan termasuk di bidang perikanan dan perubahan iklim. ASEAN Outlook on the Indo-Pacific tentunya dapat dijadikan pijakan bagi pengembangan kerja sama dengan Pasifik Selatan," kata Jokowi.

Baca Juga: Meski jadi pusat visi AS, Trump melewatkan KTT ASEAN untuk ketiga kali

Jokowi juga berpendapat ASEAN-Selandia Baru perlu memperkuat kerja sama penguatan multilateralisme. Upaya penguatan multilateralisme tersebut penting sekali untuk dilakukan bersama-sama.

Selanjutnya, dia juga mengatakan ASEAN-Selandia Baru perlu memperkuat integrasi ekonomi kawasan yang saling menguntungkan. Menurutnya, ini sebagai salah satu perwujudan multilateralisme. Dia pun menyambut baik keputusan Selandia Baru untuk menandatangani Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Baca Juga: Jokowi singgung vaksin corona saat berpidato di KTT ke-23 ASEAN-China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×