kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jokowi: Jangan tergantung ke negara tertentu saja


Jumat, 21 Juli 2017 / 22:12 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan tidak ingin kegiatan ekonomi dan investasi di Indonesia hanya bertumpu pada satu, dua atau tiga negara tertentu saja. Dia ingin, investasi dan hubungan ekonomi dengan negara lain dilakukan secara imbang.

Atas dasar itulah pada pemerintahannya, dia tidak hanya intensif melakukan penjajakan investasi ke China, Jepang, Amerika saja. Komunikasi dan penjajakan kerja sama juga dilakukan pemerintahannya dengan negara Timur Tengah, seperti; Arab, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir serta Afganistan.

"Itu penting, agar kita tidak dianggap ke- Jepang- Jepangan, ke-Tiongkok- Tiongkokan, ke- Barat- Baratan," katanya dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (21/7).

Jokowi yakin dengan pola kerja sama yang dia kembangkan secara seimbang tersebut, ke depan kondisi ekonomi Indonesia akan mantab. "Karena semua kepala negara masih sulit menebak, kalau kita memiliki kerja sama yang imbang seperti itu saya yakin ke depan ekonomi akan lebih baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×