kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jokowi kurangi jatah satu menteri dari parpol


Jumat, 10 Oktober 2014 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Caption Hari Buruh Internasional 2023. 


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo mengurangi satu kursi menteri yang semula diisi oleh sosok berlatar belakang partai politik. Hal itu menyusul berubahnya postur kabinet dari 34 kementerian menjadi 33 kementerian.

"Sekarang 18 dan 15. 18 untuk profesional dan 15 untuk partai politik," ujar Jokowi di rumah dinas kegubernuran DKI Jakarta, Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014) siang.

Jokowi enggan menyebutkan mengapa dia memilih mengurangi alokasi kursi menteri dari partai politik ketimbang profesional. Dia hanya menyebutkan bahwa perubahan postur kementerian dalam rangka efektivitas dan efisiensi birokrasi semata.

"(Perubahan postur kabinet) Ini kan hasil evaluasi saya dan Pak JK. Kita mau kerjanya itu detail. Makro dan mikronya harus kena," ujar Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi mengakui bahwa postur 33 kementerian tersebut belum final. Jokowi janji akan memroses postur kabinet secepatnya. Jokowi menyebutkan, lebih cepat lebih baik dan semakin cepat semakin baik.

Diberitakan, Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengumumkan postur kabinet pada pemerintahan baru akan berubah. Dari yang sebelumnya berjumlah 34 kementerian, lalu berubah jadi 33 kementerian. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×