kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.908   26,00   0,15%
  • IDX 9.049   16,70   0,18%
  • KOMPAS100 1.253   5,35   0,43%
  • LQ45 889   6,65   0,75%
  • ISSI 329   -0,72   -0,22%
  • IDX30 452   3,26   0,73%
  • IDXHIDIV20 534   4,74   0,89%
  • IDX80 140   0,56   0,40%
  • IDXV30 147   0,11   0,07%
  • IDXQ30 145   1,35   0,94%

Jokowi-JK klaim tak punya survei internal


Rabu, 02 Juli 2014 / 14:46 WIB
Jokowi-JK klaim tak punya survei internal
ILUSTRASI. Harga beras masih jauh dari harga eceran tertinggi (HET) terutama untuk beras medium. ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/hp


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon wakil presiden Jusuf Kalla mengklaim pihaknya tak memiliki survei internal untuk mengukur dukungan publik di Pemilu Presiden 2014. Menurut JK, kerja optimal dan terjun langsung ke bawah lebih penting ketimbang terpaku pada hasil survei.

"Kita tidak pakai survei internal. Karena bagi kami sederhana saja, kalau mau menang, bekerja maksimal saja," kata JK di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2014).

Sebelumnya, JK menyatakan keyakinannya akan menang pada pilpres nanti. Dengan catatan, penyelenggaraannya berjalan secara jujur dan jauh dari praktik kepentingan.

Ia juga tak khawatir dengan gemuknya koalisi yang dibangun oleh rivalnya, Prabowo-Hatta. JK yakin, dukungan publik di lapisan bawah lebih banyak dan lebih nyata untuk memenangkannya dalam pertarungan pilpres.

Sebaliknya, kubu Prabowo-Hatta mengaku menggunakan survei internal untuk mengukur dukungan yang ada. Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon, mengklaim hasil survei internal menyatakan pihaknya telah menang di 32 provinsi. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×