kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi instruksikan menteri fasilitasi start up


Selasa, 27 September 2016 / 17:07 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo / Jokowi memerintahkan para menterinya mempercepat pengembangan ekonomi digital di dalam negeri. Bahkan, Jokowi minta ada perombakan total terhadap aturan demi percepatan industri perdagangan digital dalam negeri.

Jokowi melihat pengembangan ekonomi digital di Indonesia walau punya potensi besar pada pertumbuhan ekonomi, sampai saat ini masih kecil. Dari sekitar 250 juta jiwa penduduk Indonesia, yang aktif menggunakan internet sampai saat ini mencapai 93,4 juta.

(Baca juga Liputan Khusus: Seluk Beluk dan Perkembangan Startup Indonesia Terkini, lengkap dengan data dan infografis menarik)

Namun, berdasar data yang dimilikinya, jumlah penjualan melalui e-commerce, masih kecil. "Potensi pasar kita yang besar tidak boleh ditinggalkan, maka itu, segera percepat pelaksanaan kebijakan pengembangan ekonomi digital," katanya dalam Rapat Terbatas mengenai Pengembangan Ekonomi Digital di Kantor Presiden Selasa (27/9).

Selain merombak aturan, Jokowi juga memerintahkan agar para menterinya memfasilitasi para pelaku bisnis digital. Dia minta, permodalan pelaku bisnis tersebut difasilitasi.

"Prioritaskan yang start up, fasilitasi supaya usaha mereka bisa tumbuh berkelanjutan," katanya.

(Saksikan Video Wawancara Wakil ketua Bekraf tentang Peluang dan Tantangan Startup Indonesia)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×