kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi ingin menterinya buat KUR pertanian


Selasa, 06 Desember 2016 / 15:35 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo / Jokowi memerintahkan para menterinya membuat skema khusus penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor pertanian. Dia minta, skema KUR sektor pertanian bisa dibuat sesuai dengan karakteristik produk pertanian, supaya memberikan manfaat besar dan efektif dalam membantu petani.

Jokowi mengatakan, skema penyaluran KUR yang ada saat ini masih terlalu umum. Dampaknya, alokasi KUR sebesar Rp 100 triliun yang digelontorkan oleh pemerintah tahun 2016 ini justru dinikmati oleh sektor perdagangan besar dan eceran.

"Hanya 15% saja yang dinikmati sektor pertanian dan kehutanan," katanya di Kantor Presiden Selasa (6/12). Sementara itu, 68% lainnya dinikmati oleh sektor perdagangan baik besar maupun eceran.

Jokowi mengatakan, perbaikan skema penyaluran KUR diperlukan karena pada tahun 2017 nanti pemerintah kembali mengalokasikan KUR cukup besar. "Alokasinya akan dipertahankan Rp 100 triliun sampai Rp 120 triliun," katanya.

KUR sektor pertanian memang sangat dibutuhkan. Mengingat, banyak petani belum bisa mengakses kredit perbankan. Bahkan, di pelosok daerah banyak petani yang menjadi kurban rentenir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×