kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Jokowi ingin KUR jangkau semua sektor


Selasa, 07 Februari 2017 / 21:40 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan agar skema penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang tahun 2017 jumlah subsidi bunganya mencapai Rp 120 triliun bisa diperbaiki. Dia menilai, skema KUR yang ada saat ini masih terlalu umum dan belum bisa menjangkau semua sektor, termasuk usaha mikro, kecil, menengah.

Jokowi mengatakan, penyempurnaan skema penyaluran penting dilakukan, supaya kelompok masyarakat terbawah bisa menikmati akses permodalan berbunga murah dengan mudah. "Segera lakukan penyederhanaan supaya bisa memberi manfaat optimal bagi mereka," katanya di Kantor Presiden, Selasa (7/2).

Penyaluran KUR untuk sektor produktif, khususnya pertanian masih mini. Untuk tahun 2016 misalnya, Jokowi mengatakan, dari total subsidi bunga KUR senilai Rp 100 triliun yang digelontorkan pemerintah hanya 15% saja yang mengalir ke sektor tersebut.

Sementara itu, 68% atau Rp 68 triliun lainnya, justru dinikmati pedagang baik besar maupun kecil. Muliaman Hadad, Ketua Komisioner OJK mengatakan, skema KUR agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal memang harus diperbaiki. "Untuk sektor pertanian, agar diminati, perlu ada jeda, jangan setelah meminjam bulan depan mencicil, berat," katanya beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×