CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi ingin KUR jangkau semua sektor


Selasa, 07 Februari 2017 / 21:40 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan agar skema penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang tahun 2017 jumlah subsidi bunganya mencapai Rp 120 triliun bisa diperbaiki. Dia menilai, skema KUR yang ada saat ini masih terlalu umum dan belum bisa menjangkau semua sektor, termasuk usaha mikro, kecil, menengah.

Jokowi mengatakan, penyempurnaan skema penyaluran penting dilakukan, supaya kelompok masyarakat terbawah bisa menikmati akses permodalan berbunga murah dengan mudah. "Segera lakukan penyederhanaan supaya bisa memberi manfaat optimal bagi mereka," katanya di Kantor Presiden, Selasa (7/2).

Penyaluran KUR untuk sektor produktif, khususnya pertanian masih mini. Untuk tahun 2016 misalnya, Jokowi mengatakan, dari total subsidi bunga KUR senilai Rp 100 triliun yang digelontorkan pemerintah hanya 15% saja yang mengalir ke sektor tersebut.

Sementara itu, 68% atau Rp 68 triliun lainnya, justru dinikmati pedagang baik besar maupun kecil. Muliaman Hadad, Ketua Komisioner OJK mengatakan, skema KUR agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal memang harus diperbaiki. "Untuk sektor pertanian, agar diminati, perlu ada jeda, jangan setelah meminjam bulan depan mencicil, berat," katanya beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×