kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

Jokowi anggap proyek PLTU Maluku salahi potensi


Kamis, 09 Februari 2017 / 16:06 WIB
Jokowi anggap proyek PLTU Maluku salahi potensi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengevaluasi pelaksanaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x15 MW di Desa Waai, Maluku Tengah yang pembangunannya mangkrak sejak 2014 lalu. Evaluasi dilakukan terkait pasokan listrik di daerah tersebut yang kurang.

Jokowi mengatakan, saat berkunjung ke Maluku, dia berdiskusi dengan pimpinan DPRD Maluku dan Ambon. "Saya mendapat keluhan soal kapasitas listrik yang kurang, tadi pagi kami juga merasakan mati beberapa jam, " katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (9/2).

Menurut Jokowi, dari evaluasi sekilas, dirinya menemukan ada yang tidak benar dengan pembangunan PLTU tersebut. Hal itu bisa dilihat dari jenis pembangkit yang dibangun.

Jokowi mengatakan, di wilayah tersebut potensi energi panas bumi besar dan bisa dimanfaatkan untuk listrik. Tapi justru yang dibangun malah pembangkit berbahan bakar batubara.

"Tapi belum bisa diputuskan kelanjutannya, saya mau melihat kondisinya, bisa dilanjutkan atau tidak, status hukumnya juga perlu dicek," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×