kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Jokowi anggap proyek PLTU Maluku salahi potensi


Kamis, 09 Februari 2017 / 16:06 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengevaluasi pelaksanaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x15 MW di Desa Waai, Maluku Tengah yang pembangunannya mangkrak sejak 2014 lalu. Evaluasi dilakukan terkait pasokan listrik di daerah tersebut yang kurang.

Jokowi mengatakan, saat berkunjung ke Maluku, dia berdiskusi dengan pimpinan DPRD Maluku dan Ambon. "Saya mendapat keluhan soal kapasitas listrik yang kurang, tadi pagi kami juga merasakan mati beberapa jam, " katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (9/2).

Menurut Jokowi, dari evaluasi sekilas, dirinya menemukan ada yang tidak benar dengan pembangunan PLTU tersebut. Hal itu bisa dilihat dari jenis pembangkit yang dibangun.

Jokowi mengatakan, di wilayah tersebut potensi energi panas bumi besar dan bisa dimanfaatkan untuk listrik. Tapi justru yang dibangun malah pembangkit berbahan bakar batubara.

"Tapi belum bisa diputuskan kelanjutannya, saya mau melihat kondisinya, bisa dilanjutkan atau tidak, status hukumnya juga perlu dicek," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×