kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jokowi akan naikan gaji menterinya, asal..


Rabu, 17 September 2014 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. KoinWorks rilis impact report


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bisa saja fasilitas dan gaji untuk para menteri ditingkatkan nantinya. Hanya, hal itu baru bisa dilakukan jika kondisi ekonomi Indonesia membaik.

"Kalau ruang fiskal kita besar, pertumbuhan ekonomi di atas tujuh persen, defisit neraca perdagangan bagus, defisit APBN sedikit, saya kira rakyat tidak akan teriak kalau menteri diberi fasilitas gaji lebih," ujar Jokowi di Balaikota, Rabu (17/9).

Menurut Jokowi, gaji dan fasilitas bagi pejabat negara selama ini sering menjadi sorotan tajam lantaran tidak diimbangi dengan kinerja yang baik. Namun, Jokowi enggan membicarakan lebih jauh mengenai fasilitas untuk para pembantunya nanti. "Kerja saja belum, kok tanya fasilitas. Jadi mau cari fasilitas apa mau kerja untuk rakyat?" ujar dia. 

Sebelumnya, Wakil presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) mengakui bahwa gaji menteri masih dibawah gaji dirut BUMN atau pimpinan komisi seperti KPK. Oleh karena itu, tidak heran jika ada menteri yang tergiur untuk melakukan aksi korupsi.

JK pun berharap menteri-menteri di kabinetnya nanti akan menerima gaji yang lebih baik. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×