CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Jokowi akan awasi sendiri tax amnesty


Sabtu, 16 Juli 2016 / 12:21 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SURABAYA. Presiden Joko Widodo berjanji akan mengawasi sendiri jalannya program pengampunan pajak yang efektif berjalan mulai Senin (18/7) lusa.

Jokowi juga akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengawasi pelaksanaan tax amnesty tersebut.

"Saya sendiri yang akan awasi tax amnesty. Saya akan bentuk satgas khusus dari BPKP dan intelijen," kata Jokowi pada sosialisasi Program Amnesti Pajak di Grand City Surabaya, Jumat (15/7) malam.

Jokowi juga menyatakan sudah menyiapkan tim hukum untuk mengantisipasi gugatan atas Undang-Undang Pengampunan Pajak.

Tim ini akan menjelaskan bahwa UU Pengampunan Pajak berorientasi untuk memajukan perekonomian bangsa.

Karena hal itu sudah memiliki payung hukum, Jokowi mengajak para pengusaha untuk beramai-ramai memulangkan harta kekayaan mereka di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air.

Kekayaan para pengusaha itu secara tidak langsung akan menggairahkan aktivitas ekonomi negara yang sedang lesu akibat tekanan global.

Jokowi juga mengajak para pengusaha besar, menengah, maupun sektor mikro beramai-ramai menanamkan investasinya di Indonesia untuk beragam sektor usaha, dari perkebunan, perikanan, infrastruktur, industri, perdagangan, dan sebagainya. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×