kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

JK: Penggantian mobil menteri harus ditinjau ulang


Rabu, 10 September 2014 / 13:30 WIB
Laba Provident Investasi Bersama (PALM) Merosot 88,13% pada 2022


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

MAKASSAR. Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih, Jusuf Kalla mengatakan dalam pemerintahannya lima tahun mendatang, Indonesia harus melakukan penghematan. Untuk itu, rencana penggantian mobil para menteri harus ditinjau ulang.

"Pak Jokowi sudah tegaskan, tahun ini tidak perlu beli mobil baru. Hal ini juga pernah saya lakukan tahun 2004, menteri pakai mobil lama. Terlalu boros kalau ingin menghabiskan miliaran hanya untuk beli mobil baru," ujarnya usai menghadiri Dies Natalis ke 58 Unhas di Baruga AP Pettarani, Rabu (10/9/2014).

Sementara itu, berkaitan dengan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), JK mengatakan hal tersebut sebagai upaya untuk mengalihkan subsidi dari sektor konsumtif ke sektor produktif seperti perairan, infratruktur jalan di pedesaan, sekolah ataupun rumah sakit.

"Untuk teknisnya pasti ada kompensasi yang diberikan," tambahnya. (Anita Wardana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×