kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.840   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.377   74,82   1,19%
  • KOMPAS100 829   5,97   0,72%
  • LQ45 632   5,01   0,80%
  • ISSI 222   5,35   2,47%
  • IDX30 354   2,70   0,77%
  • IDXHIDIV20 430   2,35   0,55%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 118   1,00   0,86%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

JK: Inflasi sudah rendah, BI rate masih ketinggian


Senin, 03 Agustus 2015 / 19:33 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim bahwa rendahnya inflasi di bulan Juli 2015 berkat kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah. Akibatnya, tidak hanya inflasi umum saja yang turun dibanding tahun lalu, inflasi inti juga rendah.

Badan Pusat statistik (BPS) hari ini mengumumkan, inflasi bulan Juli sebesar 0,92%, sementara inflasi inti hanya 4,86% padahal tahun lalu dalam periode yang sama lebih dari 5%. JK menilai dengan inflasi yang rendah itu tidak diimbangi dengan suku bunga acuan alias BI rate yang masih tinggi.

Padahal saat ini masyarakat perlu didorong untuk melakukan investasi. "BI rate jangan ketinggian, supaya orang lebih memilih investasi daripada menabung," kata JK, Senin (3/8) di kantornya, Jakarta.

Menurutnya potensi perlambatan ekonomi lebih besar jika BI rate tinggi. Namun JK juga menilai, inflasi yang relatif rendah saat ini bukan menunjukkan perlambatan ekonomi. Inflasi yang rendah justru karena suplai yang cukup sehingga harga kebutuhan pokok stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×